Links Market MY DREAM - IS - AMSTERDAM

”beberapa saat yang lalu Yogya sangat panas !!!”, benar, mungkin itu adalah statement yang sangat pas bagi muslim yang beriman dan senantiasa berfikir untuk menggambarkan kondisi cuaca Yogya bulan-bulan lalu (pertengahan 2010 lalu). Udara yang semakin keruhnya oleh pencemaran CO2 (Dioksid Carbon), dan cahaya matahari dengan sengatnya yang khas seakan-akan memanggang kota ini, anehnya bukan kondisi fisik saja yang memanas, bahkan kondisi masyarakatpun ikut memanas, di tengah situasi negara yang lagi panas-panasnya ini dimana suatu instansi negara sedang gencar-gencarnya bermusuhan satu sama lain , satu pihak menuduh pihak lain begitu seterusnya yang bergejolak ditengah-tengah masyarakat indonesia ini.

Sudah sepantasnya kita sebagai muslim yang beriman untuk senantiasa berfikir akan berbagi fenomena yang berkecamuk dan bermunculan begitu saja, sebagai mana dalam firman Allah Qs Al waqi’ah di atas diperkuat dengan ayat ke 62 Nya yang artinya,:” Sungguh kamu sangat mengetahui bagaimana ciptaan yang pertama, mengapa pula kamu tidak mengambil pelajaran darinya?”. Dalam ayat tersebut jelas lah kita sebagai muslim yang beriman dituntut untuk selalu cermat dalam berfikir, menyikapi, dan mengambil pelajaran akan berbagai fakta dan fenomena yang bermunculan ditengah-tengah kita, dan tentunya berfikir bisa dilakukan dengan berbagai metode dan jalan, sepertihalnya dengan menggunakan alam sekitar kita sebagai objek berfikir kita guna mengidentifikasi gerak-gerik yang terjadi pada alam ini dan tentunya kelak kita gunakan sebagai pembelajaran akan berbagai fakta dan fenomena yang bermunculan akhir-akhir ini.

  • Pesan Allah swt kepada Kita Melalui Kehidupan Alam Sekitar

Sesuai dengan fakta penciptaan alam smesta ini, Allah swt tidak menciptakan alam semesta secara sia-sia, semua materi (manusia,hewan,tumbuhan,tanah dll) yang terkandung di dalamnya (baik padat,cair dan gas) mempunyai peran dan manfaat masing-masing. Sebagai contoh konkrit yang perlu kita kaji, yaitu ”jangkrik”,yang sering kita kenal sebagai satwa berdarah dingin ini ternyata tanpa kita sadari mempunyai peranan yang cukup besar dalam memberitahukan informasi terhadap perubahan alam yang tiba-tiba seperti yang kita alami sekarang ini, khususnya dalam perubahan temperatur alam sekitar kita. Lantas apakah sebenarnya mahluk ini?, apa kegunaan dan hubungannya terhadap perubahan alam yang spontan ini?, dan bagaimankah cara kerja mereka dalam memberikan informasi terhadap perubahan alam yang tiba-tiba ini?.

”Hewan berdarah dingin!”, benar, itulah jawabnya jika kita mendapati pertanyaan apakah jangkrik itu?. Jangkrik merupakan satwa berdarah dingin yang mana Allah telah merancang mereka sedemikian rupa sehingga mereka menjalankan fungsi tubuh sesuai dengan pengaruh temperatur lingkungan sekitar, mereka akan berberderik lebih cepat pada temperatur lebih tinggi dibandingkan derik mereka pada saat temperatur lebih rendah. Lantas apakah kegunaan dan hubungannya mereka terhadap perubahan alam yang mendadak ini?, tentu saja jawabnya adalah mereka (melalui deriknya) sebagai penerjemah sekaligus pertanda bahwa temperatur alam sekitar kita sedang mengalami kenaikan yang begitu berarti (baik akibat ulah manusia sendiri maupun faktor lain) sehingga tak ayal lagi kalu akhir-akhir ini kita menderita sindrome kepanasan akibat suhu tentunya.

Kalau begitu, bagaimanakah cara kerja mereka dalam memberikan informasi kepada kita terhadap perubahan alam yang tiba-tiba ini?. Sejauh yang kita ketahui semua satwa berdarah dingin menjalankan fungsi tubuh mereka lebih cepat pada temperatur lebih tinggi, bandingkan saja seberapa cepat semut berlari antara cuaca dingin dan cuaca panas. Jangkrik tidak dikecualikan pula, derik mereka telah dirancang oleh hukum Allah untuk menyesuaikan diri secara langsung dengan temperatur. Untuk memahami pesan yang mereka bawa , kita tinggal memakai rumus untuk menerjemahkannya.

Dalam hal ini faktor kimiawi lebih berperan dari pada faktor biologi. Semua mahluk hidup diatur oleh Allah swt melalui reaksi-reaksi kimia, dan reaksi-reaksi kimia pada umumnya berjalan lebih cepat pada temperatur lebih tinggi. Hal itu karena suatu bahan kimia tidak dapat bereaksi dengan bahan-bahan lain kecuali mereka saling kontak (molekul yang satu bertemu dengan molekul yang lain). Makin tinggi temperatur , makin cepat pula gerak molekuk-molekul dan makin sering mereka saling bertumbukan dan bereaksi. Orang-orang kimia senang menerapkan aturan sederhana bahwa sebuah reaksi kimia menjadi dua kali lebih cepat untuk setiap kenaikan temperatur sepuluh derajat Celciuas. Untungnya Allah menciptakan kita (para mahluk berdarah panas) agar dapat mempertahankan temperatur konstan sehingga irama hidup kita juga konstan.

Ternyata, jangkrik berderik lebih cepat ketika mereka merasa lebih hangat ataupun panas. Cara terbaik untuk mengukur temperatur ala jangkrik ini adalah dengan mendengarkan langsung derik mereka. Hitunglah jumlah deriknya selama 15 detik, kemudian tambahkan dengan angka 40, maka derik mereka akan terbaca dengan angka temperatur dalam derajat Fahrenheit .adapun negeri yang menerapkan sistem matrik (sepertihalnya indonesia), jangkrikpun akan tunduk pada sistem tersebut, yakni menderikkan angka dalam derajat Celcius. Dalam hal ini temperatur dalam derajat Celcius dapat dihitung dengan menjumlahkan derik mereka selama 8 detik kemudian menambahnya dengan angka 5. Disitulah kita dapat menerjemahkan panas yang diinformasikan jangkrik dalam satuan derajat celcius , keunikan ini ada karna Allah lah yang telah merancang, menciptakan dan mengukur sedemikian rupa pada tatanan keseimbangan alam semesta ini,maha besar Allah Tuhan semesta alam.

  • Allah Menyampaikan PesanNya Dalam Berbagai Cara

Sebagaimana al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman sekaligus mempuyai kandungan isi (salah satunya) sebagai cerita ummat-ummat dimasa lampau dan masa yang akan datang. Disitu dapat kita tengok lagi bagaimana Allah swt meyampaikan pesanNya (baik berupa peringatan, kabar baik dan lain sebagainya) dengan berbagai cara yang tidak akan pernah terpikirkan oleh kita. Kaum nabi Nuh as diperingatkan oleh Allah berupa adzab banjir yang menenggelamkan bumi ini dimasa ratusan tahun silam lalu, kaum nabi Musa diperingatkan Allah dengan meyeru mereka untuk bunuh diri massal akibat kekufuran mereka menyembah patung sapi dan masih banyak lagi cara-cara Allah untuk menyampaikan pesanNya kepada ummat manusia.

Sebaliknya kita sebagai ummat nabi Muhammad tentunya tidak akan luput pula dari pesan-pesan dan peringatan dari Allah swt baik berupa peringatan, kabar baik dan buruk, adzab dan lain sebagainya. Kita tidak akan tahu dengan cara apa Allah mengingatkan kita akan dosa-dosa yang telah kita perbuat, apakah dengan banjir bandang?, gempa dan longsor dimana-mana?, atau bahkan dengan meningkatnya temperatur alam sekitar kita yang secara spontan baru-baru ini?. Sesungguhnya Tuhan kita maha kreativ dalam segala sesuatu, dan sudah sepantasnya kita sebagai muslim yang beriman menyadari akan hal itu, semoga kita dijadikan Allah sebagai hambanya yang selalu beristighfar akan berbagai dosa kita dan kelak kita dijadikanNya sebagai hamba-hambanya yang selalu berfikir dan bersyukur,amin...amin..amin yaa rabbal ’alamin.

[ Read More ]

Reaksi: 


Seandainya saya menjatuhkan sebuah peluru senapan angin dari puncak gedung paling tinggi di dunia dan akhirnya mengenai kepala seseorang, apakah peluru tersebut akan menewaskan orang tersebut?

Tentu saya akan menjawab “Tidak, kawan!!!”…, para pejalan kaki disekitar sears tower di Chicago yang tingginya 443,2 m tidaklah perlu khawatir, aandai kata ada orang paling pemberani pun mugkin hanya akan mengeluarkan umpatan kekesalan saja, namun tidak terdapat bahaya dari eksperimen ilmiah yang mngkin kalian lakukan dari puncak tersebut, ( dan tentunya disini kita tidak akan membahas kemungkinan bila sobat semua menggunakan balon berisi air dalam eksperimen ini, hehehe ~_^)

Lanjut gan,,,,,okay,,,,,mungkin yang muncul dalam benak sobat semua pastilah salah satu pelajaran dari pak guru fisika tentang “percepatan akibat gravitasi”, yang mengatakan kalu sebuah benda yang jatuh dari ketinggian tertentu makin lama akan makin mempunyai kecepatan yang besar, memang begitulah pelajara fisika mengenai gerka benda jatuh bebas. Ketika sebuah benda jatuh, benda tersebut akan terus menerus ditarik oleh gravitasi, maka tidak perduli lajunya, gravitasi akan membuatnya makin cepat dan makin cepat, benda jatuh tersebut mengalami percepatan atau yang sering disebut dengan “akselerasi”.

Dalam skenario seperti ini, kita mungkintidak terkejut jika pellet, BB, atau peluru senapan angin, asal diberi waktu yang cukup untuk jatuh, akhirnya akan meluncur dengan kecepata peluru seoran sniper, atua bahkan secepat cahaya. Perhitungan menggunkan persamaan gravitasi menunjukkan bahwa setelah jatuh dari ketinggian 443,2 m , sebuah benda (apapun benda tersebut) akan meluncur dengan laju sekitar 335 km/jam, oleh sebab itu berhati-hatilahmereka yang sedang berada dibawah menara, hehehe (canda kaliii).

Eeiiitttss…tapi tunggu dulu sobat !!!!, semua tadi menggunakan pengandaian tidak ada apapun diantara orang sinting di atas (anda?) dan sasaran di bawah. Ternyata ada, yaitu udara. Keharusan menyibak udara jelas menyebabkan sebuah benda jatuh mengalami pelambatan. Kalu begitu kondisinya,,berarti sekarang kita mempunyai dua gaya saling berlawanan yaitu gaya gravitasi bumi yang cenderung mempercepat jatuhnya benda dan hambatan udara yang cenderung memperlambat jatuhnya benda tersebut.

Seperti gaya gaya yang saling berlawanan manapu di alam raya ini, kedua gaya tersebut akhirnya menyepakati sebuah kompromi (dalam ensiklopedia bebasnya, hehhe) yang secara matematika pun tetap eksak. Perlambatan oleh udara meniadakan porsi yang sama pada kecepatan gravitasi, dan ini membatais kecepatan jatuh maksimum sebuah benda tidak perduli berapa lama ia jatuh. Benda tersebut akan semakin cepat hanya pada titik tertentu, namun setelah itu ia akan jatuh dengan laju konstan.

Sudah barang tentu hambatan udara akan berbeda- beda yang barang kali akan anda jatuhkan dari puncak gedungn yang tinggi, warning “hambatan akan sangat berkurang bagi seekor ayam yang siap dipanggang, misalnya, disbanding hambatan terhadap ayam yang masih hidup, sehat wal afiat, heheh”. Oleh sebab itu, laju maksimum setiap benda berbeda melalui udara akan berbeda-beda pula, jika udara tidak ada, laju mereka setelah selang waktu yang sama akn sama pula, tidak perduli berat masing-masing semisal seekor sapi yang yang dijatuhkan dari tower BTS telkomsel disbanding dengan seorang anak kecil yang dengan santainya menjatuhkan sebutir upil saat ia sedang asyik-asyiknya mengupil di atas tower tersebut (hayoo..anaknya siapa tu hayoo ngaku!!! hehhe).

Untuk sebuah pellet (bukan peletnya mbah empok dukun lho, ni srius!!) atau sebutir peluru senapan angin, hambatan udara akan sedemikian sehingga laju finalnya sesampai di ketinggian jalan betul-betul tidak membahayakan, termasuk buat kepala yang botak (‘ehmmm….jangan dianggap guyon, hehehe), dan laju maksimum itu akan tercapai setelah menempuh jarka beberapa lantai saja, maka ekspedisi ilmiah ke Chicago sama sekali tidak perlu (lagian mahal ongkos naik pesawat ke sana).

Tentu saja seobat semua harus ingat kalau yang mempengaruhi kekuatan perusakan sebuah benda jatuh bukan hanya laju atau kecepatan melainkan “momentum”, yang mana momentum itu sendiri adalah kombinasi dari kecepatan dan berat. Bahkan walaupunkecepatan akhir sebuah bola bowling yang sobat semua jatuhkan mungkiin tidak secepat peluru, dampaknya terhadap seorang pejalan kaki bias parah sekali karena beratnya.

Mudah mudahan sobat semua sudah mempunyai feeling soal ini, (heheh ~_^)….sampai jumpa lagi sobat di artikel selanjutnya, salam dari ahid arrusmani
[ Read More ]

Reaksi: 

Justin Shekoski - saosin - guitar - spin

Posted by ahid arrusmani On 00:07 1 komentar

Justin Shekoski (lahir 11 Juni 1983) adalah gitaris band hardcore-post Saosin. Dia adalah salah satu anggota asli Saosin yang bermain bersama Beau Burchell. Shekoski dikenal karena terkenal “gitar-la-hoop”.. Dia melakukan ini dengan melemparkan gitar di atas bahunya dalam gerakan berputar.

Beberapa fans mengira ialah screamer pada album EP translating the name, tetapi yang sebenarnya yang melakukan scream adalah Anthony Green dengan performa screamnya shekoski pada saat konser langsung, sebagaimana ia adalh seorang guitaris “la-hoop”, aksi menakjubkannya pada saat konser saosin adalah dengan melemparkan guitarnya ke udara sembari menjaga irama lagu tetap berjalan, hal inilah yang kemudian disebut dengan guitar spin.

Justin saat ini memainkan Ibanez RG 550RXX dan Ibanez RG Red Flare 550XX, ringnya terdiri dari sepasang Hughes and Kettner Triamp MKIIs, melalui pencocokan H&K CC212 and CC412 B30 cabs.. Dia sebelumnya telah terlihat dengan Schecter 006 Elite (Early wisata), Gibson SG Standar, Gibson Les Paul Bea Cukai, Ibanez Paul Gilbert PG301, dan Fender Telecaster sarat dengan Seymour Duncan Hot Rails.

rak-Nya terdiri dari conditioner Furman, sebuah Korg DT tuner, TC Electronic G Mayor dan efek unit M1, sebuah midi controller GCX dan rak baki. nampan berisi suara supressor Boss dan Shure wireless receiver UR4D. Rak dan kasus-kasus yang dibuat oleh Kasus Encore, Dia menggunakan senar Ernie Ball 0,011 -. 052 dan Tortex gitar 2.00mm Dunlop picks.

Justin memiliki dua cincin bibir pada bibir bawah (satu di setiap sisi) dan menusuk hidung dalam lubang hidung sebelah kanannya.. Dia juga memiliki dua lengan tato. Dia memiliki kata-kata “Straight Edge” tato di dadanya. Dia tidak lagi lurus tepi, tapi mengatakan bahwa tato adalah salah satu favoritnya. Dia juga memiliki stiker di gitarnya yang bertuliskan “Dengarkan Bill Hicks”

this article was edited from http:/coremusik,webs.com/saosin.htm
[ Read More ]

Reaksi: 

BAND

Posted by ahid arrusmani On 19:39 1 komentar

Did u know?.......Sbenernya kata "band" itu sendiri tidak hanya condong pada music lho, yang mana sekelompok anak muda mengeluarkan exspresi bermain music mereka, tapi sbenernya kata band itu sendiri mempunyai arti yang ambigu lho sobat, mau tau lebih lanjut??? baca ni article ampe abis

dalam ensiklopedi umum, kata "band" mempunyai rujukan makna sebagai berikut:

1).Ilmu dan teknologi

# Band (radio) , suatu batas frekuensi atau panjang gelombang digunakan dalam transmisi radio dan radar
# Rubber band , a short length of rubber and latex formed in the shape of a loop Karet gelang , panjang pendek karet dan lateks dibentuk dalam bentuk lingkaran
# Möbius strip or Möbius band, an artifact with interesting topological features Möbius strip atau band Möbius, artefak dengan fitur menarik topologi
# Band (mathematics) , an idempotent semigroup Band (matematika) , sebuah semigroup idempotent
# Spectral bands , part of the optical spectra of polyatomic systems Spektral band , bagian dari spektrum optik sistem poliatomik
# Metals and semiconductors Logam dan semikonduktor

* Valence band Valence band
* Conduction band Band konduksi
* Band gap Band gap

2).pakaian, perhiasan, aksesories

# Band (dasi) , dua potong kain dipasang di leher sebagai bagian dari pakaian formal untuk pendeta, akademisi, dan pengacara
# Bandolier or bandoleer, an ammunition belt Bandolier atau bandoleer, sabuk amunisi
# Belt (clothing) Belt (pakaian)
# Wedding ring or wedding band Cincin pernikahan atau pernikahan band
# Strap , an elongated flap or ribbon, usually of fabric or leather Tali , sebuah flap memanjang atau pita, biasanya dari kain atau kulit

3).Tempat

# Band, Mures di Rumania
# Bánd , a village in Hungary Band , sebuah desa di Hungaria

4).Organisasi

# Band (Italia laskar Angkatan Darat) , unit militer sekali dalam melayani Esercito Regio Italia
# Brazilian broadcast television network Rede Bandeirantes , nicknamed Band or Band Network Brasil siaran televisi jaringan Rede Bandeirantes , julukan Band atau Band Jaringan
# The Band (wrestling) , the Total Nonstop Wrestling name for the professional wrestling stable New World Order The Band (gulat) , Total Nonstop Gulat nama untuk gulat profesional stabil New World Order
# Stopped from entering a competition Berhenti dari memasuki kompetisi

5).Kedokteran dan biologi

# Burung dering , atau pita burung, menempatkan band dihitung dari logam pada 'kaki burung untuk identifikasi
# A group of animals, such as gorillas or coyotes Sebuah kelompok hewan, seperti gorila atau coyote

* Herd Kawanan
* Flocking (behavior) Berkelompok (perilaku)

# Band cell , a type of white blood cell Band sel , jenis sel darah putih
# Protein band, see Coomassie band Protein, lihat Coomassie

6).Musik

nah yang ini baru band yang kita kenal sehari sebagai music sobat,
# Band (musik) , sebuah perusahaan dari musisi

* Rock band Band rock
* School band , a group of student musicians who rehearse and perform instrumental music together School band , sekelompok musisi mahasiswa yang berlatih dan memainkan musik instrumental bersama
* Marching Band , a group of performers that consist of instrumental musicians who generally perform outdoors and incorporate some type of marching (and possibly other movements) with their musical performance Marching Band , sekelompok pemain yang terdiri dari musisi instrumental yang umumnya melakukan luar dan menggabungkan beberapa jenis berbaris (dan mungkin pergerakan lain) dengan kinerja musik mereka

# The Band , a Canadian-American rock and roll group The Band , sebuah-Amerika dan Kanada grup rock roll

* The Band (album) , its eponymous album released in 1969 The Band (album) , album eponymous yang dirilis pada tahun 1969
[ Read More ]

Reaksi: 

TOP 10 SITUS

Posted by ahid arrusmani On 00:58 0 komentar

berikut adalah top 10 situs terbaik didunia yang didasarkan pada seni visual, suara, kemudahan penggunaan dan keunikan (dan terakhir diperbarui pada 9 juni 2010), diantara situs-situs tersebut adalah:

1.1 | Moodstream | Getty Images (http://moodstream.gettyimages.com/)

Moodstream adalah situs hipnosis kepada Anda oleh orang-orang di Getty Images yang menawarkan alat brainstorming dirancang untuk membantu mendapatkan jus kreatif anda mengalirDengan hanya tweaker mood slider Anda dapat menyesuaikan aliran gambar, rekaman, dan audio yang dapat membantu mengilhami arah kreatif Anda.

2.Monoface (http://www.mono-1.com/monoface/main.html)

Mono adalah sebuah agen periklanan yang berbasis di Minneapolis, MN yang hidup dengan motto bahwa "sederhana adalah lebih baik." The "Mono"face site lives up to that motto by presenting visitors with a fun and simple Flash application that allows them to sculpt a Mr. Potato Head style face that contains 759,375 entertaining possibilities. The "Mono" wajah situs hidup sampai dengan motto bahwa dengan menghadirkan pengunjung dengan yang menyenangkan dan aplikasi Flash sederhana yang memungkinkan mereka untuk memahat Mr Potato Head wajah gaya yang berisi 759.375 kemungkinan menghibur.

3. Waterlife (http://waterlife.nfb.ca/)

Waterlife adalah sebuah karya untuk film dokumenter dengan nama yang sama yang menawarkan pemirsanya preview indah dari sinematografi subur dan kaya cerita yang ditemukan dalam film. The true genius of the site, however, is found in its fluid navigation that recalls the gentle motion of a lake. The genius benar dari situs, bagaimanapun, adalah ditemukan dalam navigasi fluida yang ingat gerakan lembut danau.

4.Marc Ecko (http://www.marcecko.com/)

MarcEcko.com adalah contoh yang indah dengan menggunakan Flash kemungkinan besar secara akurat mencerminkan etos merek konsumen dalam sebuah situs web. Even visitors unfamiliar with the Ecko brand will feel they understand the art & philosophy it symbolizes within a few minutes of touring the site. Bahkan pengunjung asing dengan merek Ecko akan merasa bahwa mereka memahami seni & filosofi itu melambangkan dalam beberapa menit berkeliling situs.

5.HBO - Home Box Office (http://www.hbo.com/)

Pada bulan Januari 2010 HBO meluncurkan website sehingga, dalam kata-kata mereka sendiri mereka bisa, "membuat, kaya tujuan online interaktif layak merek HBO" dan kami percaya bahwa mereka telah melakukan hal itu. HBO.com accomplishes this by using Flash to enhance the must-see appeal of the networks exclusive shows. HBO.com menyelesaikan ini dengan menggunakan Flash untuk meningkatkan harus melihat banding dari jaringan menunjukkan eksklusif.

6.Get The Glass (http://www.gettheglass.com/)

Get The Glass adalah karya dari California Milk Processor Board dan dirancang untuk mendorong konsumsi susu meningkat dengan mengundang pengunjung untuk berpartisipasi dalam permainan lucu menghibur berbasis Flash yang bertujuan untuk Dapatkan Kaca - susu tentu saja. The current design appeared in late 2007. Desain saat ini muncul pada akhir tahun 2007.

7.AgencyNet Interactive (http://www.agencynet.com/)

AgencyNet Interaktif adalah sebuah studio desain yang berbasis di New York City, NY dan Fort Lauderdale, FL desain situs web yang saat ini muncul pada Januari 2010. Absolutely stunning site! Benar-benar menakjubkan situs! The depth and functionality of the site far surpasses any Flash based site we've ever seen, but don't take our word for it... Kedalaman dan fungsionalitas situs yang jauh melampaui situs berbasis Flash pernah kita lihat, tetapi tidak mengambil kata kami untuk itu ...

8.2Advanced Studios (http://www.2advanced.com/)

2Advanced Studios adalah sebuah perusahaan yang berbasis di desain interaktif Aliso Viejo, CA desain yang saat ini muncul pada bulan Agustus 2006. 2Advanced has always been known for their stylish neo-ancient homepage design, but their latest redesign takes that to a whole new level with a background mural that is truly inspiring. 2Advanced selalu dikenal untuk desain homepage yang bergaya neo-kuno, tapi desain ulang terbaru mereka mengambil bahwa untuk tingkat yang baru dengan latar belakang mural yang benar-benar inspiratif.

9.Section Seven Inc.(http://www.sectionseven.com/)

Bagian Ketujuh Inc adalah sebuah studio desain situs Web yang memiliki kekuatan memanfaatkan Flash untuk menciptakan sistem navigasi benar-benar unik yang memungkinkan pemakai untuk tur portofolio mereka dengan gaya. Their current site appeared on the web in early 2007 and has received numerous awards including the prestigious FWA. situs saat ini mereka muncul di web pada awal tahun 2007 dan telah menerima berbagai penghargaan bergengsi termasuk FWA.

10.Dave Werner's Portfolio (http://okaydave.com/)

Dave Werner menggunakan keterampilan Flash-nya tidak hanya untuk mempublikasikan portofolio, tapi melalui penggunaan video juga dikisahkan, ia juga memberikan pengunjung rasa cerita pribadi yang berupaya untuk memberikan suara kuat dan konteks untuk bekerja fitur-nya. The current version of OkayDave.com went live in mid 2006. Versi saat ini dari OkayDave.com pergi tinggal di pertengahan tahun 2006.

this article was translated from http:/www,ebizmba,com/articles/best-flash-sites
[ Read More ]

Reaksi: 

Rockin' to the angst and pain of Saosin

Posted by ahid arrusmani On 19:21 2 komentar


I first became aware of Saosin’s existence some time in 2003, when a song of theirs was played on the radio. What got my attention was the name more than the song, because although the song was not bad, it wasn’t exactly my kind of music. So it isn’t surprising that Saosin has played little part in my life’s soundtrack for the past few years. Of course, I have a few memories that involve songs of theirs – mainly Seven Years and Voices, because, let’s face it – these are the ones that got serious airplay.

Thanks to an unexpected twist of fate, Saosin was the first foreign act I saw this year. Lest you think I see a lot of foreign acts, I don’t. Which is why I make it a point to try and see as many as I can when they do find the courage to fly over to our corner of the world, despite our being infamous for terrorist attacks. I had originally planned to see The Killers, but as fate would have it, they canceled their Asian tour at the last minute, not, as rumored, due to fear of real killers, nor band members being sick of each other, but to an illness. At least, that’s what the press release says.

A few minutes after I learned The Killers concert was canceled, a friend of mine said he had two tickets for the January 22 concert of Saosin up for grabs. All you had to do was say dibs. Thanks to impulse and a speedy reaction time, dibs I typed, and mine were the tickets.

So it was that I found myself amidst a high concentration of heavy mascara and, strangely, short skirts on a Friday night in Makati. The gates of A-Venue were to open at 7 pm, said the square ticket which was predictably red and black, so my ever-loyal (will go to the ends of the earth with me, in this case, the central business district which he avoids as much as possible, as it offends his Diliman-bred sensibilities) companion and I correctly assumed that the concert would be starting around 9 pm.

After a two-minute ocular of the place (Smoking area: check, Washrooms: check, Entrance: check, Burly bouncers: check, Teenage crowd: check), we left to forage for food. When we finally surrendered our tickets and selves to a thorough security check though, we realized we should have been more circumspect. If we had, we would have noticed that they confiscate lighters at the entrance. We felt this was uncalled for; nowhere on the ticket or at the entrance did it say that lighters were prohibited. The lighters were unceremoniously thrown in a box, which later disappeared.

We arrived just in time to catch Typecast’s last two songs, which they seemed as eager as the crowd to finish. Their performance wasn’t bad; in fact it was rather good as most of their gigs are. It was simply a matter of not being able to wait for Saosin to take the stage.


Not for the impatient, Saosin took their time setting up. The band’s beetle logo, which was projected on the screen some twenty minutes before the show started, really got the crowd going. At first, people would scream and clap whenever the beetle would shift directions, but after a while they tired of it, and resorted to sticking their fists in the air in front of the projector, right where the beetles’ behind was.

Finally, the performers went on stage, beginning their set with “I Keep My Secrets Safe." Almost instantly, hundreds of cameras went flashing in the air. I remarked, “these kids have probably never experienced a concert where people hold up their lighters," which was unfair of me, because the audience was not just composed of kids.

‘Small heart’

Saosin itself began as a sort of secret, having earned their main stage success and massive fan base through word-of-mouth. Their songs were downloaded over five million times on MySpace and they scored primetime on the Vans Warped Tour, all before releasing a full-length album.

Their music began in Orange County in 2003 with their self-released first EP, Translating the Name. (Saosin means “small heart" in Chinese, a term derived from a 15th century proverb about fathers advising their sons who were being married off for money not to get emotionally involved with their brides.)

After the original lead singer Anthony Green (formerly of Zolof, currently of Circa Survive) left, Saosin discovered high school student Cove Reber in a nationwide search. A contract with Capitol Records was signed soon after. Aside from Reber who is now Saosin’s vocalist and lyricist, the band is composed of bassist Chris Sorenson, drummer Alex Rodriguez, and guitarists Beau Burchell and Justin Shekoski.

To be honest, I am more an Anthony Green fan than a Saosin fan, but majority of the crowd last Friday would probably be against me. Reber was charming as far as long-haired, t-shirt and jeans-clad vocalists go, especially since he took the time in the middle of a song to take a video of the crowd. (Note to rock stars: cameras are the way to the Pinoy collective heart. We are, after all, the people who wave at news cameras, no matter the crisis.)

I had to admit, even I was charmed when Reber demanded that everyone jump. “I want everyone to have fun, okay? If you don’t jump, you’re not having fun. So jump," he said, before launching into an eardrum-crushing performance of “Voices." I wasn’t charmed enough to actually jump, but I did enjoy the rest of the set.

Saosin also performed Sleepers, Changing, Collapse, Deep Down, It's Far Better To Learn, The Alarming Sound of a Still Small Voice, On My Own, I Never Wanted To, Bury Me, You're Not Alone, and Seven Years. They ended their set with the 8-minute track Fireflies, but returned with They Perch On Their Stilts, Pointing, and Daring Me To Break Custom for an encore. Reber returned to the stage after the show, just to take another video. This, of course, elicited more squeals from giddy fans.

One of the show’s highlights was Justin’s guitar spin during the encore. A fan posted a video of the encore, which has a good shot of the guitarist’s spin. Another grateful fan typed this note on the official Saosin forum just hours after the show: “Hey thanks for rockin here in Manila..hope you guys come back!! Like Cove said..dreams do come true..and I never thought I would see Justin do his guitar spins live man! It's just amazing!!! A dream come true..thank you! Have a safe trip guys!"

Like most bands whose sound is on the heavier side, lyrics are difficult to make out above the other instruments, not to mention the roar of the crowd. Also, songs that are half-sung and half-screamed really swallow the words up.

Ironically, Reber wants the fans to pay attention to the lyrics. “I’d love for people to check out the lyrics in the way kids would do in the ‘70s, when they’d buy records, put them on the record player and sit there looking at the record insert, really diving in head first," he says on the band’s official website.

Judging by the way the fans could pick up at any point Reber left off in the singing, I’m probably the exception when I say I didn’t know all the words.

“There are times in our set where I am so pissed off just because of a line I’m singing, or I’m almost in tears because of certain words, and that’s the emotion I wanted to give on our new record. When kids hear it, I want them to feel everything that I’ve felt over the past three years," he also says on their website.

Last Friday, fans sang their throats sore and surrendered to all the angst, pain, and even a bit of tenderness for a couple of hours. When the show was over, they disappeared into the night, ears ringing and hearts racing with Saosin’s songs. – YA, GMANews.ಟಿವ

this article was edited from http:/www,gmanews,tv/story/183218/rockin-to-the-angst-and-pain-of-saosin-in-makati-concert

[ Read More ]

Reaksi: 


Einstein, the little (and we do mean little) foal pictured above, was born Friday at a miniature-horse farm in Barnstead, N.H. At birth, he weighed just 6 pounds and measured 14 inches tall -- tiny even by miniature-horse standards.

Einstein's Lilliputian stature has caused his owner, Rachel Wagner, to speculate that he might be a record-breaker. The current record-holder for smallest horse is Thumbelina, an adult miniature-horse mare who measures just 17 inches tall. (At birth, Thumbelina weighed slightly more than Einstein, but she was also a few inches shorter.) Wagner has submitted paperwork to the Guinness World Records company with a view toward unseating Thumbelina, she told the Concord Monitor.

Judy Smith, who bred Einstein, noted in an interview with the Monitor that the little foal wasn't born prematurely -- in fact, he was actually born a few days after his due date. Smith and her husband breed about 10 to 15 miniature horses a year, and the average foal weighs 18 pounds and measures ೨೧
this article was edited from http:/latimesblogs,latimes,com
[ Read More ]

Reaksi: 

Sponsors